Kisah 

Kisah Tentang Burgo

Tadi malam saya tiba-tiba teringat sebuah nama yaitu “Burgo”. Nama yang begitu lekat diingatan saya dan begitu spesial bagi saya. Bahkan saking spesialnya saya punya jadwal tersendiri untuk bisa berjumpa dengan Burgo. Saya bisa bertemu Burgo ini hanya di hari Sabtu. Saya teringat dengan nama Burgo ini, ketika saya sedang asyik menelpon ibu saya. Kebetulan saat itu saya menelpon secara konferensi melalui aplikasi Whatsapp Massenger. Telepon saya sambungkan dengan beberapa orang. Selain ibu, saya sekaligus ngobrol dengan 2 orang kakak saya dengan panggilan video. Dalam obrolan telepon itu kami saling…

Read More
Kisah 

Durian Bengkulu di Jakarta

Orang Bengkulu tentunya tidak asing lagi dengan buah berduri tajam ini. Karena hampir sebagaian rumah di daerah ini mempunyai pohonnya. Buah musim yang selalu menjadi icon tahunan bagi masyarakat Bengkulu ini sangat dinanti-nanti. Dulu setiap musim tiba, buah durian sampai busuk di bawah pohonnya karena sangking banyaknya dan untuk dijual harganya masih sangat murah, bahkan tidak laku sama sekali. Dikonsumsi sendiri tidak kehabisan dan sudah tidak selera lagi. Paling buah durian dibuat lempuk (dodol duren khas Bengkulu) atau tempoyak (fermentasi daging durian). Karena bisa bertahan lebih lama dengan olahan tersebut.…

Read More
Kisah 

Awal Mula Pondok Cabe Hingga Diamond Ring Road

Pada suatu malam saya melintasi daerah Pondok Cabe. Terlintas dipikiran saya kalau daerah ini adalah daerah yang menampung atau menghasilkan cabe yang banyak. Makanya disebut Pondok Cabe. Tapi sepanjang perjalanan saya tidak menemukan tumpukan cabe atau gudang cabe di sini. Terkecuali saya ke pasarnya. Lalu dari mana muasal nama tersebut? Pondok cabe adalah sebuah kelurahan di Kecamatan Pamulang, Tanggerang Selatan, Banten, Indonesia. Konon, asal mula penamaan Pondok Cabe bukan berasal dari lokasinya yang menjadi sentra produksi cabe, yakni salah satu jenis sayuran yang memilki nama asli Cabai. Namun, nama Pondok…

Read More