Kisah Peristiwa Puisi 

Festival Sastra Internasional Gunung Bintan

Dalam rangka festival Sastra Internasional Gunung Bintan dan jamuan penutup HPI 2018 Kepulauan Riau, Yayasan Jembia Emas (Rida K Liamsi) dan Dewan Kesenian Kepri (Husnizar Hood) yang didukung oleh Dinas Kebudayaan Kepri dan Pemkab Bintan akan menerbitkan antologi puisi bersama dengan tema Jejak Hang Tuah dalam Puisi.

Puisi-puisi yang akan diterbitkan dalam antalogi ini adalah karya-karya puisi dari para penyair yang lolos kurasi. Adapun tim kurator antalogi ini adalah orang-orang yang sudah sangat mupuni di dalam dunia sastra ataupun puisi. Ketiga kurator tersebut adalah, Sutardji Coulzum Bahri (Presiden Penyair Indonesia), Hasan Aspahani (Pemenang HPI 2016), Rida K Liamsi ( Pendiri Jembia Emas)

Ketentuan-ketentuan untuk penerbitan antalogi ini antara lain:

1. Terbuka untuk umum,
terutama para penyair Negeri Serumpun ( Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunai Darusssalam, Thailand, Miyanmar, Kamboja dan vietnam )
2. Tiap penyair dapat mengirimkan maksimum 5 puisi
3. Puisi yang dimuat adalah hasil kurasi dari tim kurator.
4. Puisi sudah dapat diterima mulai tgl 25 September 2018 dengan batas terakhir 25 oktober 2018.
5. Puisi disertai dengan biodata singkat penyair dan foto diri yang terbaru.
6. Puisi yang dikirim boleh puisi yang baru atau yang lama atau yang sudah pernah dimuat dengan catatan bertemakan Hang Tuah dan Jejak Sejarahnya, serta menyebutkan puisi tersebut pernah dimuat dimana dan bila.
7. Puisi tersebut dikirim ke email panitia : antologipuisijazirah@gmail.com atau rliamsipku@gmail.com atau ke wa : 08117001943.
8. Penyair Yang puisinya dimuat akan diundang pada Acara Festival Sastra Internasional Gunung Bintan yang direncanakan diadakan di kaki Gunung Bintan, di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau tanggaL 29-30 November 2018.
9. Penyair yg puisinya dimuat namun tidak bisa datang, akan dkirimkan 3 eksemplar buku antologi bersama tersebut.
10. Penyair yang diundang akan ditanggung akomodasi dan kosumsi selama acara dan mendapat sekedar souvenir khas kepulauan riau. Tetapi panitia tidak menanggung biaya transportasi dari tempat asal penyair ke tempat acara.
Puisi-puisi yang dimuat tidak diberi honorarium.

Festival Sastra Internasional Gunung Bintan ini, juga akan diisi dengan sejumlah rangkaian acara sebagai berikut:

1. Parade baca puisi para penyair undangan dan sekaligus peluncuran antologi bersama Jejak Hang Tuah dalam Puisi.
2. Seminar sastra yang bertema Penyair dan Sumbangannya pada Sejarah yang akan diisi oleh sejumlah pembicara dari negeri- negeri Serumpun.
3. Berkunjung ke tapak-tapak sejarah dan menelusuri jejak Laksamana Hang Tuah di pulau Bintan
4. Menikmati pesta durian khas Bintan yaitu durian daun (Jika sedang musim).

Para penyair yang diundang yang datang dari luar kota Tanjungpinang dan Bintan akan dijemput oleh panitia di Bandara Raja Haji Fisabilillah, Tanjungpinang atau di Pelabuhan laut Seri Bintan Pura , Tanjungpinang.

Hal-hal yang belum jelas dapat ditanya di nomor kontak WA : 08117001943 dan 085376022456 (Fatih Muftih)

Mari semarakkan sastra dengan terus berkarya dengan kebaharuan-kebaharuannya. Salam sastra penuh cinta.

Depok, 20 September 2018
Willy Ana || WA || @willyana
willyana.com

Related posts

Leave a Comment