Peristiwa Video 

Dol Bengkulu Bergaung di Asian Games

Salah satu kelompok kesenian dari Kabupaten Kepahiyang, Provinsi Bengkulu, Sanggar Budaya Bambu Runcing, turut memeriahkan pesta olahraga Asian Games yang berlangsung di Jakarta, Indonesia. Sanggar ini digerakkan Edi Subagia dan oleh Benny. Ariansyah, dengan pembina Ibu Efie Muafilah, istri Bupati Kepahiyang Bapak Hidayatullah.

Atraksi Dol pada Selasa, 28 Agustus 2018 kembali tampil menghibur di Istora Senayan Jakarta yang disaksikan langsung oleh Presiden RI, Bapak Joko Widodo. Mereka tampil sebelum pertandingan final badminton tunggal putra Indonesia (Jonatan Cristie) VS China (Chou Tien) dimulai. Mereka dijadwalkan tampil di beberapa event di Asian Games tersebut. Sehari sebelumnya mereka juga tampil di pertandingan Jetski di Ancol.

Sanggar Budaya Bambu Runcing ini, datang ke Jakarta menggunakan satu buah Bus Sekolah Pemda Kepahiyang (setengah diisi dengan peralatan Dol dan setengahnya lagi peserta ) dan 3 mobil pribadi dari anggota tim mereka. Mereka menempuh jarak sehari semalam untuk sampai di Jakarta dengan jumlah anggota rombongan 27 orang. Adapun pemain Dol berjumlah 20 orang yang terdiri dari sisa -siswi di Kepahiyang . Yakni , Sekolah Dasar (satu orang ),Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (dua orang), Sekolah Menengah Atas (10 orang), mahasiswa (1 orang ). Ditambah tujuh orang staff Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepahiyang Provinsi Bengkulu.

Meskipun mereka menempuh perjalanan yang cukup melelahkan dan berdesak-desakan dengan peralatan kesenian mereka dalam bus, tapi semangat mereka tetap bergelora demi Indonesia dan menampilkan yang terbaik di acara tersebut.

Sanggar Budaya Bambu Runcing adalah salah satu kelompok musik Dol yang terbaik di Bengkulu. Pada Juli 2018 lalu, tim kesenian ini juga turut tampil mengisi acara rangkaian Festival Sastra Bengkulu yang bertempat di Kebun Teh Kabawetan Kepahiyang dan dihadiri oleh sastrawan dari luar dan dalam negeri. Penampilan mereka mendapat apresiasi yang luar biasa dari para peserta festival. Mereka menampilkan suguhan atraksi yang unik dan membuat mata semua penonton takjub tak berkedip.

Meskipun mereka datang dengan modal seadanya, namun semangat mereka patut diapresiasi. Bayangkan, mereka harus menggotong peralatan kesenian mereka menuju tempat mereka tampil dengan berat yang tidak ringan dan dengan jarak dari parkiran juga lumayan jauh. Namun, semua itu mereka lalui dengan riang gembira tanpa merasa terbebani . Sama halnya dengan para peserta atlit Indonesia yang sedang berjuang demi memberikan kemenangan untuk bangsa kita . Kelompok kesenian ini tampil prima untuk menghibur penonton dan pemain sekaligus mendukung para atlit yang sedang bertanding serta Asian Games secara umum.
Mereka juga menampilkan yang terbaik semaksimal mungkin.
Dengan segala usaha dan penampilan yang memukau dari mereka , sebagai orang Bengkulu dan sebagai Bangsa Indonesia, saya bangga dengan atraksi mereka. Kalian luar biasa.

Jakarta, 28 Agustus 2018
Willy Ana || WA ||@willyana
willyana.com

Related posts

Leave a Comment