Peristiwa 

Taman Sastra Cikini: Jose Rizal Manua Menghayal Jadi Presiden

NUSANTARANEWS.CO – Taman Sastra Cikini (TSC) sebagai taman buat semua pecinta seni, kembali gelar event sastra di Taman Ismail Marzuki (TIM). Pada kesempatan ini, TSC usung tema “Jose Rizal Manua Menghayal Jadi Presiden: Seng Seng Tengtes Sresep Brebeeet“.

Pagelaran TSC yang akan berlangsung nanti malam, Jumat (23/9), pukul 19.30, akan dihadiri oleh para pekerja seni dari berbagai kota seperti Bogor, Depok, Garut, Bandung, dan tentu saja dari Jakarta yang akan membacakan puisi-puisi Jose Rizal Manua.

Jose Rizal Manua merupakan Penyair dan teaterawan yang sekaligus pendiri teater anak-anak “Teater Tanah Air” (1988), yang meraih juara pertama pada Festival Teater Anak-anak Dunia ke-9 di Lingen, Jerman, tanggal 14-22 Juli 2006. Selain itu, tahun 1975 mendirikan Teater Adinda bersama Yos Marutha Effendi dan tahun 1986 mendirikan Bengkel Deklamasi Jakarta.

Kiprah Jose di jagat seni tanah air tidak hanya di bidang sastra dan teater, namun juga di bidang film. Berikut peran dan pengisi suara dalam beberapa film yang dilakoninya: Oeroeg (1993), Kala (2007), Fiksi (2008), Asmara Dua Diana (2009), dan Meraih Mimpi (2009). Penghargaan lain yang pernah diraih yaitu bersama Teater Tanah Air (TTA) meraih The Best Performance dan meraih medali emas di The Asia Pacific Festival of Children Theatre 2004, yang diadakan di Toyama, Jepang. Bahkan, Jose disebut sebagai satu-satunya pujangga yang banyak menulis dan membacakan sajak humor.

TSC yang memegang prinsip “panggung esensi bukan panggung sensasi,” akan memanggungkan para pekerja seni dari berbagai disiplin seperti penyair, musisi, penulis, teaterawan, sutrara, dancer, dan para pekerja seni lainnya.

“Sebagai sebuah acara sastra ruang publik dan/atau taman pelepas kerinduan pentas, di TSC nanti akan banyak aksi penyair-penyair hebat dan banyak musik-musik indah. Selain itu akan ada penampilan tari gairah, action painting, sketsa 3 menit, dan ada kue ulang tahun dari keluarga tercinta,” tulis Ical Vigrar beberapa waktu lalu di beranda facebooknya.

Ical Vigrar juga menulis bahwa acara TSC dengan semangat “taman apresiasi, kreasi terkini” akan dibuka oleh penampilan musik ballada Dima Miranda. Kemudian dilanjutkan dengan acara Action Painting oleh Fauzhan Moosaad. Acara ini akan dipandu oleh Rini Kreet dan Pipien Putri. Adapun tim artistiknya dinahkodai oleh Aidil Usman.

“Taman Sastra Cikini Mempersembahkan Sajak dari Jose Rizal Manua di Pelataran Taman Ismail Marzuki dengan menyuguhkan Dima Miranda (musisi balada), Jane & BO (Duo Jazz kenamaan dari, Ruang Putih Bandung), dan Group musik kece yang akan menjadi paling berpengaruh di bumi Nusantara; Renjana yang akan dibantu oleh; uda Downey Angkiry dan Puspallia Panggabean (musikalisasi folk alternative), ada bung Tora Kundera juga baca puisi, dll,” kata Ical.

Menurut Ical, pagelaran yang juga disebutnya sebagai “jembatan hati insan seni dan berjabat hati dengan siapa saja ” kali ini sekaligus sebagai kado ulang tahun dari rekan-rekan pegiat seni tanah air pada pujangga kelahiran Padang, 14 september 1954.

Sebagai informasi, para penampil yang akan hadir dari Kalangan Penyair ada Ade Novi, Abrory A. Jabbar, Ewith Bahar, Julia Utami, Mustafa Ismail, Mustari Irawan, Ni Putu Suastini, Willy Ana, Ace Sumanta, Asrizal Nur (penyair Multi Media), Hilda Winar (penyair Sexy), Iman Sembada, Iwan Dartha, Kartika Hanafie, Desy Gitary, Alice Kareem, dan Tora Kundera. Adapun dari kalangan Penulis ada Exan Zen (Presiden Pembaca Puisi Indonesia), Khairani Piliang, Selendang Sulaiman, Onald Anold, Fanny Jonathans (Cerpenis).

Sementara penampil perwakilan pekerja Teater dan Seni ada Cinnamon Harris (Sutradara), Bambang Oebanneo (teaterawan), Teater Tanah Air, Teater Leuwiliang, Kelompok belajar Teater, Bengkel Sastra Jakarta, Kamsul YaaSamman Arifuddin, Rindra Panca (Sutradara), Ireng Halimun, Monica Anggi JR, Dini Wgk, Sanggar Kapas, Yandi Hendiansyah, H. Albiner Sitompul Petani, dan Sandec Sahetappy. Kemudian dari kalangan pemusik dan dance akan manggung Kelompok musik Renjana, Cikini street 73, Cilay Dance Commpany, Rinidiyanti Ayahbi (musikalisasi puisi), Jane & Bo, Kosakata, Guns & Genk, dan Ireng’s Rock Band. (Selendang)

Related posts

Leave a Comment